Bacotan Online – Tim pengembang Nex Computer resmi menunda jadwal distribusi komersial ponsel modular NexPhone dari rencana awal November 2026 menjadi akhir kuartal pertama 2027, tepatnya pada Maret 2027. Keputusan penundaan pengiriman perangkat perdana ini diambil setelah tim teknis menemukan kendala interferensi sinyal seluler pada papan sirkuit antena serta menghadapi tekanan lonjakan harga komponen memori di rantai pasok global.
Evaluasi Papan Sirkuit Antena dan Pematangan Sistem Operasi
Dalam laporan evaluasi teknis terbarunya, tim rekayasa mengidentifikasi adanya gangguan frekuensi pada unit purwarupa pengujian. Masalah tersebut mengharuskan perombakan tata letak papan sirkuit antena atau antenna board dan pencetakan ulang komponen internal guna memastikan perangkat memenuhi ambang batas sertifikasi transmisi nirkabel secara stabil sebelum memasuki lini perakitan massal pabrikan.
Masa perpanjangan waktu produksi ini dimanfaatkan pula untuk mematangkan integrasi perangkat lunak dengan memperbarui basis sistem dari Android 16 menuju Android 17. Pengembang turut meningkatkan keandalan antarmuka mode desktop bawaan melalui penyematan sistem navigasi berkas dua panel, penempatan folder di layar utama, serta integrasi tempat sampah digital atau recycle bin guna memudahkan manajemen berkas saat perangkat dihubungkan ke layar monitor eksternal.
Fluktuasi Biaya Komponen RAM dan Kepastian Hak Pemesan
Tantangan lain yang dihadapi proyek ini bersumber dari dinamika industri semikonduktor, khususnya lonjakan harga komponen random access memory (RAM) jenis LPDDR secara global. Tingginya alokasi pasokan chip memori ke sektor infrastruktur komputasi kecerdasan buatan turut menekan biaya produksi komponen fisik, yang diperkirakan akan memicu penyesuaian harga jual eceran resmi atau manufacturer suggested retail price (MSRP) saat peluncuran publik mendatang.
Meskipun terdapat potensi eskalasi biaya produksi, manajemen memastikan komitmen proteksi harga atau price protection tetap dijamin bagi para konsumen yang telah memesan pada masa pra-pesan atau pre-order di tarif awal 549 dolar AS dan 599 dolar AS. Agenda kerja tim saat ini difokuskan pada penyelesaian sertifikasi driver perangkat keras untuk sistem operasi Windows 11 serta optimasi distribusi Debian Linux guna memastikan kestabilan performa komputasi multi-platform berjalan lancar saat distribusi resmi dimulai.

