Bacotan Online – Google resmi mendistribusikan pembaruan sistem untuk lini laptop Googlebook guna memperluas kompatibilitas fitur lintas perangkat (Better Together) ke ponsel pintar buatan Samsung. Langkah ini dihadirkan menyusul laporan sejumlah pengguna yang sebelumnya menemui kendala saat menghubungkan perangkat Galaxy mereka ke laptop berbasis sistem operasi desktop Google tersebut pada masa peluncuran awal.
Integrasi ekosistem ini secara khusus menargetkan jajaran ponsel Samsung yang telah menjalankan antarmuka One UI 9 berbasis sistem operasi Android 17. Melalui pembaruan komponen layanan latar belakang, pengguna kini dapat memanfaatkan fungsionalitas sinkronisasi notifikasi (Notification Sync), penambatan jaringan instan (Instant Hotspot), akses berkas cepat (Quick Access), transfer aplikasi langsung (Cast My Apps), hingga kelanjutan navigasi peramban web (Continue On) secara terpadu di antara kedua perangkat.
Perbaikan Alur Pemasangan dan Pembaruan Layanan Sistem
Selain memperluas cakupan ekosistem ke lini gawai Samsung, pembaruan ini menyederhanakan alur konfigurasi awal pada menu pengaturan layanan lintas perangkat (Cross-device services). Google mengatasi kendala teknis pada proses pemasangan awal (pairing), terutama masalah tampilan kode respons cepat (QR code) yang kerap tersangkut pada layar laptop meski ponsel sebenarnya telah terhubung.
Aktivasi fitur ini mensyaratkan pembaruan komponen Google Play Services minimal ke versi 26.37 dan aplikasi sistem Cross-device services ke versi 1.0.1346 melalui Google Play Store. Google mencatat bahwa proses pengunduhan serta penyesuaian konfigurasi di latar belakang akan berlangsung lebih optimal saat perangkat terhubung ke jaringan internet stabil serta sedang terhubung ke pengisi daya baterai.
Persyaratan Versi Android 17 dan Konfigurasi Jaringan
Untuk mengaktifkan seluruh fungsionalitas lintas perangkat, pengguna wajib memastikan kedua gawai terhubung ke akun Google pribadi yang sama serta mengaktifkan koneksi Bluetooth dan Wi-Fi secara bersamaan. Pengguna juga perlu memastikan seluruh sub-opsi sinkronisasi pada menu pengaturan aktivitas lintas perangkat berada dalam posisi aktif, lalu melakukan restart pada ponsel dan laptop.
Google menyarankan proses penyiapan awal dilakukan menggunakan jaringan Wi-Fi privat lokal guna menjaga latensi komunikasi langsung antarperangkat tetap rendah. Jaringan publik berpotensi memblokir transmisi data lokal (client isolation), sementara penggunaan jaringan privat virtual (VPN) pihak ketiga disarankan dinonaktifkan sementara selama proses otentikasi awal guna memastikan integrasi berjalan tanpa hambatan.

