Gadget & Review

Huawei Watch D3 Meluncur dengan Desain Lebih Ramping dan Pemantau Tekanan Darah

Bacotan Online – Huawei resmi meluncurkan Huawei Watch D3 ke pasar global sebagai pembaruan lini smartwatch pemantau kesehatan pergelangan tangan. Jam tangan pintar ini hadir membawa rancang bangun bodi yang dua milimeter lebih tipis dibanding generasi pendahulunya, namun tetap mempertahankan modul kantung udara mikro atau airbag mekanis untuk pengukuran tekanan darah langsung secara presisi.

Peningkatan Dimensi Layar dan Efisiensi Desain Bodi

Pada sektor tampilan visual, Huawei Watch D3 mengusung panel layar AMOLED seluas 1,92 inci dengan tingkat kecerahan puncak mencapai 3.000 nits. Angka ini menandai lonjakan signifikan dibandingkan Huawei Watch D2 yang sebelumnya menggunakan panel 1,82 inci berkapasitas 1.500 nits, sehingga visibilitas informasi di bawah terik sinar matahari luar ruangan menjadi jauh lebih jelas bagi pengguna.

Di samping perluasan bidang pandang layar, dimensi ketebalan perangkat dipangkas dari 13,3 milimeter menjadi 11,3 milimeter. Pengurangan profil fisik ini memberikan kenyamanan ergonomis saat jam dikenakan sepanjang hari maupun ketika digunakan untuk melacak kualitas tidur pada malam hari. Modul konektivitas nirkabel turut diperbarui ke standar Bluetooth 6.0, sementara perangkat pengisi daya magnetis kini menggunakan antarmuka USB-C universal guna mempermudah interoperabilitas kabel pengisian daya sehari-hari.

Integrasi Pemantau Tekanan Darah dan Ketahanan Operasional

Huawei tetap mempertahankan mekanisme tensimeter digital berbasis manset mini yang disematkan langsung pada tali jam atau strap berukuran khusus. Dalam paket penjualannya, pabrikan menyertakan alat ukur lingkar pergelangan tangan agar pengguna dapat menentukan kerapatan tali yang pas sebelum melakukan kalibrasi dan pembacaan tekanan darah mandiri.

Mengenai daya operasional, perangkat ini dibekali kapasitas baterai yang sedikit lebih lapang untuk menopang rutinitas sensorik harian. Berdasarkan catatan performa generasi sebelumnya, lini perangkat ini mampu beroperasi sekitar enam hari dengan mode tampilan selalu aktif atau always-on display menyala, serta mencapai sepuluh hari dalam skenario penggunaan reguler tanpa fitur layar siaga.

Huawei Watch D3 dipasarkan dengan banderol 400 pound sterling di kawasan Inggris Raya. Kehadiran perangkat ini di berbagai wilayah regional kini tengah menunggu penetapan jadwal distribusi resmi serta pengujian ketahanan material jangka panjang oleh berbagai pengamat industri teknologi konsumen sebelum ketersediaannya diperluas ke pasar Asia.

Aditya Putra

About Author

Reporter spesialis gawai dan peranti keras konsumer. Menguji performa smartphone, laptop, audio nirkabel, dan inovasi wearable teknologi terkini.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

iPhone 18 Pro Max Indonesia setelah lolos TKDN dan sertifikasi Postel
Gadget & Review

iPhone 18 Pro Max Lolos Sertifikasi TKDN Kemenperin dan Izin Komdigi

iPhone 18 Pro Max Indonesia lolos TKDN dan sertifikasi Postel. Simak arti sertifikasi, status harga, dan jadwal penjualan resminya.
Harga Redmi Note 17 di Indonesia untuk varian 4G dan 5G
Gadget & Review

Xiaomi Rilis Redmi Note 17 Seri 4G dan 5G di Indonesia Mulai Rp3,99 Juta

Harga Redmi Note 17 di Indonesia mulai Rp3,99 juta. Simak daftar harga varian 4G dan 5G, perbedaan spesifikasi, dan ketentuan