Bacotanonline

Type and hit Enter to search

  • Home
  • Bisnis & Finansial
  • Teknologi & AI
  • Gadget & Sains Terapan
  • Sport
Stadion Stamford Bridge kandang Chelsea FC di London barat saat menggelar laga Premier League
Sport

Tottenham Bungkam Chelsea 2-0 di Stamford Bridge: Kartu Merah Cole Palmer Genapkan Rekor 100 Usiran The Blues

Rendy Saputra
25 October 2026 4 Mins Read
20 Views
0 Comments

Bacotan Online – Tottenham Hotspur sukses mematahkan rekor kelam selama 36 tahun di markas rival sekota mereka setelah menumbangkan 10 pemain Chelsea dengan skor meyakinkan 2-0 pada laga lanjutan Premier League di Stadion Stamford Bridge, London, pada Minggu (25/10/2026) dini hari WIB. Kemenangan bersejarah ini menjadi torehan kedua Spurs di stadion kebanggaan The Blues dalam kurun waktu 42 lawatan liga domestik sejak era 1990, menyamai rekor kemenangan tandang terakhir yang dicatatkan pada April 2018. Laga derbi London yang berlangsung dengan tensi tinggi tersebut diwarnai insiden pengusiran bintang andalan tuan rumah Cole Palmer pada menit ke-80, yang sekaligus mencatatkan rekor buruk bagi Chelsea sebagai klub ketiga dalam sejarah kompetisi kasta teratas Inggris yang mengoleksi 100 kartu merah.

Pertandingan derbi London barat melawan London utara ini sejak menit awal memperlihatkan benturan filosofi taktik yang intens. Manajer Chelsea Xabi Alonso menginstruksikan anak asuhnya untuk menguasai sirkulasi bola melalui lini tengah yang dipimpin Enzo Fernandez dan Moises Caicedo, sementara armada asuhan Ange Postecoglou mengandalkan skema transisi cepat dari garis pertahanan rendah. Kemenangan tandang ini menjadi oase bagi pendukung Spurs yang selama puluhan tahun kerap pulang dengan kekecewaan saat melawat ke Stamford Bridge. Namun di sisi lain, kekalahan memalukan ini menelanjangi rapuhnya disiplin mental skuad Chelsea saat menghadapi tekanan intensitas fisik dan jadwal padat di kancah domestik maupun Eropa yang menuntut konsentrasi penuh sepanjang 90 menit.

Kutukan 36 Tahun Stamford Bridge Runtuh dan Blunder Fatal Debutan Mike Penders

Sebelum peluit kick-off dibunyikan, catatan statistik lawatan Tottenham ke Stamford Bridge merupakan salah satu rekor tandang terburuk dalam sejarah sepak bola modern Inggris. Dari 36 lawatan terakhir di liga, Tottenham hanya mampu meraih 1 kemenangan, 11 hasil imbang, dan menderita 24 kekalahan. Satu-satunya kemenangan Spurs dalam kurun waktu hampir empat dekade tersebut diraih pada 1 April 2018 ketika skuad besutan Mauricio Pochettino menang 3-1 atas Chelsea yang ditangani Antonio Conte. Untuk menemukan kemenangan sebelumnya, publik harus menengok kembali ke arsip 10 Februari 1990 di era Football League First Division lama, saat Tottenham arahan mendiang Terry Venables menundukkan Chelsea racikan Bobby Campbell dengan skor 2-1.

Kerapuhan Chelsea dalam laga ini mulai terbuka di babak kedua, dipicu oleh keputusan Xabi Alonso menurunkan kiper debutan berusia 21 tahun, Mike Penders, di bawah mistar gawang. Penjaga gawang belia asal Belgia tersebut tampak gugup menghadapi skema bola mati agresif Tottenham. Petaka bagi tuan rumah akhirnya tiba pada menit ke-71. Berawal dari eksekusi sepak pojok melengkung yang dikirimkan ke tiang dekat, Penders salah mengantisipasi arah lintasan bola di udara. Di bawah tekanan duel fisik pemain bertahan lawan, Penders secara ceroboh meninju bola ke arah yang salah, membelokkan si kulit bundar langsung masuk ke dalam gawangnya sendiri untuk membawa Tottenham memimpin 1-0.

Kebobolan lewat gol bunuh diri kiper debutan meruntuhkan struktur permainan The Blues secara instan. Ketenangan taktis yang dibangun sejak babak pertama berganti menjadi frustrasi massal. Situasi semakin memburuk bagi Spurs sesaat sebelumnya ketika gelandang serang andalan James Maddison kembali mengalami cedera dan harus ditarik keluar lima menit usai jeda babak kedua. Namun, masuknya Conor Gallagher—mantan kapten akademi Chelsea yang kini berkostum Tottenham—justru menambah agresivitas perebutan bola di lini tengah, merusak ritme sirkulasi bola tuan rumah secara konsisten.

Kartu Merah Perdana Cole Palmer dan Rekor 100 Pengusiran Lapangan The Blues

Puncak drama di Stamford Bridge meledak pada interval sepuluh menit terakhir pertandingan. Cole Palmer, yang biasanya tampil dingin dan menjadi poros kreativitas Chelsea, mengalami keruntuhan disiplin mental dalam rentang sembilan menit yang fatal. Insiden bermula pada menit ke-70 ketika Palmer menerima kartu kuning pertama dari wasit Chris Kavanagh usai terlibat konfrontasi fisik dengan gelandang Spurs, Mateus Fernandes. Palmer dengan emosional mendorong wajah Fernandes yang tengah tergeletak di atas rumput lapangan pascaperebutan bola liar.

Hanya berselang sepuluh menit kemudian, tepatnya pada menit ke-80, Palmer melakukan tekel terlambat yang sangat berbahaya dengan menancapkan pul sepatunya ke kaki Conor Gallagher dalam situasi serangan balik. Wasit Chris Kavanagh tanpa ragu mencabut kartu kuning kedua yang disusul kartu merah langsung, menandai pengusiran pertama sepanjang karier profesional senior Palmer. Hukuman ini sekaligus mencatat tonggak sejarah kelam bagi klub asal London barat tersebut, di mana Chelsea resmi menjadi tim ketiga dalam sejarah Premier League yang mencapai angka 100 kartu merah, menyusul rekor disiplin buruk yang sebelumnya dipegang oleh Arsenal dan Everton.

Unggul jumlah pemain membuat Tottenham leluasa mengeksploitasi celah pertahanan Chelsea yang telah ditinggalkan pemain belakangnya untuk mengejar ketertinggalan. Pada menit ke-87, penyerang sayap muda Mathys Tel menyegel kemenangan Spurs melalui aksi individu sensasional. Menerima umpan terobosan cepat dari lini tengah, pemain asal Prancis tersebut meliuk-liuk melewati adangan tiga bek Chelsea di sisi kiri kotak penalti sebelum melepaskan tembakan melengkung akurat ke sudut tiang jauh yang tak mampu dijangkau Penders. Kemenangan 2-0 ini mengunci tiga poin krusial bagi Tottenham untuk terus bersaing di papan atas klasemen, sementara Chelsea terperosok ke dalam krisis disiplin di hadapan pendukung fanatiknya sendiri.

Pertanyaan yang Kerap Diajukan (FAQ) Pasca Duel Chelsea vs Tottenham Hotspur

1. Mengapa kemenangan Tottenham di Stamford Bridge dianggap sebagai rekor bersejarah yang sangat langka?
Kemenangan 2-0 ini merupakan kemenangan liga kedua bagi Tottenham di Stamford Bridge dalam 36 tahun terakhir (atau dalam 42 lawatan liga domestik). Sebelum laga ini, Spurs hanya pernah menang satu kali di markas Chelsea pada 1 April 2018 (3-1), dan sebelum itu kemenangan terakhir mereka terjadi pada era First Division pada 10 Februari 1990 (2-1).

2. Apa penyebab Cole Palmer menerima kartu merah pertamanya di pertandingan ini?
Cole Palmer diganjar dua kartu kuning dalam tempo sembilan menit oleh wasit Chris Kavanagh. Kartu kuning pertama diterima pada menit ke-70 karena aksi tidak sportif mendorong wajah Mateus Fernandes di lapangan, sedangkan kartu kuning kedua keluar pada menit ke-80 akibat tekel terlambat berbahaya ke kaki gelandang Tottenham, Conor Gallagher.

3. Apa arti rekor 100 kartu merah bagi Chelsea dalam sejarah Premier League?
Dengan kartu merah Cole Palmer, Chelsea resmi menjadi klub ketiga dalam sejarah kompetisi kasta teratas Inggris (Premier League) yang mencapai angka 100 kartu merah. Rekor ini menempatkan Chelsea sejajar dengan Everton dan Arsenal sebagai tim dengan akumulasi sanksi pengusiran pemain terbanyak sepanjang sejarah liga modern Inggris.

Share Article

Follow Me Written By

Rendy Saputra

Reporter spesialis kompetisi sepak bola internasional, turnamen akbar antarnegara (Piala Dunia & kejuaraan kontinental), serta statistik performa pertandingan liga utama dunia berbasis data metrik terbuka.

Other Articles

Penyerang Atletico Madrid Julian Alvarez dalam pertandingan kompetisi sepak bola Eropa
Previous

Permintaan Maaf Julian Alvarez di Wanda Metropolitano: Akhiri Ketegangan Suporter Atletico Usai Gol Penentu

Grafik pergerakan harga Ethereum dan arus likuiditas aset kripto global di bursa terpusat
Next

Penarikan 169.770 Ethereum dari Bursa Terbesar 4 Bulan: Pasokan Menipis di Tengah Arus Keluar ETF US$1,18 Miliar

Next
Grafik pergerakan harga Ethereum dan arus likuiditas aset kripto global di bursa terpusat
25 October 2026

Penarikan 169.770 Ethereum dari Bursa Terbesar 4 Bulan: Pasokan Menipis di Tengah Arus Keluar ETF US$1,18 Miliar

Previous
25 October 2026

Permintaan Maaf Julian Alvarez di Wanda Metropolitano: Akhiri Ketegangan Suporter Atletico Usai Gol Penentu

Penyerang Atletico Madrid Julian Alvarez dalam pertandingan kompetisi sepak bola Eropa

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bacotan Online

Bacotan Online adalah portal media informasi dan riset independen yang menyajikan jurnalisme berbasis fakta lapangan, transparansi peliputan, dan analisis kritis mendalam pada sektor Bisnis & Finansial, Teknologi & AI, Gadget & Sains Terapan, serta Sport.

Surel Redaksi: [email protected]

Kategori Berita

  • Bisnis & Finansial
  • Teknologi & AI
  • Gadget & Sains Terapan
  • Sport

Informasi & Legalitas

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan

© 2026 Bacotan Online. All Rights Reserved.

  • Home
  • Bisnis & Finansial
  • Teknologi & AI
  • Gadget & Sains Terapan
  • Sport