Bacotanonline

Type and hit Enter to search

  • Home
  • Bisnis & Finansial
  • Teknologi & AI
  • Gadget & Sains Terapan
  • Sport
Kemegahan tribun Stadio Olimpico Grande Torino markas klub sepak bola Serie A Italia
Sport

Torino Tekuk Monza 3-2 di Stadio Olimpico Grande: Gol Roket Belghali dan Vlasic Rusak Reuni Emosional Ivan Juric

Rendy Saputra
24 October 2026 4 Mins Read
22 Views
0 Comments

Bacotan Online – Lanjutan pekan pertandingan kompetisi kasta tertinggi sepak bola Italia Serie A di Stadio Olimpico Grande Torino menyuguhkan drama sengit lima gol saat tuan rumah Torino FC sukses mengamankan kemenangan dramatis dengan skor 3-2 atas AC Monza. Laga ini dipenuhi atmosfer emosional tingkat tinggi menyusul kembalinya sang mantan pelatih legendaris Granata, Ivan Juric, yang kini duduk di kursi kemudi tim tamu Monza. Namun ambisi Juric untuk mencuri poin penuh di markas lamanya harus kandas setelah gol spektakuler bek sayap Rafik Belghali dan tendangan voli Nikola Vlasic memastikan tim asuhan Ignazio Abate membukukan kemenangan beruntun kedua mereka di kancah domestik Italia.

Torino memasuki pertandingan dengan modal kepercayaan diri yang melimpah usai melumat Parma tiga gol tanpa balas pada laga sebelumnya, meskipun manajer Ignazio Abate dihadapkan pada krisis kebugaran dengan absennya pilar penting seperti bek gaek Ricardo Rodriguez, Emirhan Ilkhan, Niccolo Fortini, serta penjaga gawang utama Franco Israel. Abate merombak lini sentral dengan mempercayakan peran gelandang jangkar kepada talenta muda Belanda Kian Fitz-Jim untuk menggantikan Daniel Braganca. Keputusan taktis tersebut terbukti brilian ketika Fitz-Jim memecah kebuntuan enam menit sebelum turun minum melalui penetrasi tajam memanfaatkan umpan silang mendatar Giovanni Simeone sebelum melepaskan tembakan keras ke langit-langit gawang Noel Tornqvist.

Intensitas laga semakin memuncak pada paruh kedua ketika Monza menyamakan kedudukan secara kilat di menit ke-47 melalui sepakan mendatar Gustavo Varela yang memanfaatkan kelengahan antisipasi barisan pertahanan tuan rumah. Atmosfer pertandingan yang sarat determinasi taktik fisik ini merefleksikan tren perkembangan dinamika taktis sepak bola modern Eropa di mana keberanian melakukan tekanan tinggi (high pressing) dan kecepatan transisi balik kini menjadi instrumen paling mematikan dalam meruntuhkan formasi pertahanan lawan yang terorganisir rapat.

Adu Taktik Transisi Kilat Ignazio Abate Menghadapi Garis Man-to-Man Agresif Ivan Juric

Benturan filosofi di pinggir lapangan menjadi sajian utama yang memikat para analis sepak bola sepanjang sembilan puluh menit jalannya laga. Ivan Juric menginstruksikan anak asuhnya di Monza untuk menerapkan skema pengawalan satu lawan satu yang agresif (man-to-man marking) di seluruh area lapangan, sebuah pendekatan khas yang dahulu pernah ia tanamkan selama tiga musim menangani skuad Torino. Pada fase awal babak pertama, pressing ketat Monza berhasil membatasi keleluasaan distribusi bola Rolando Mandragora dan memaksa lini belakang Torino beberapa kali melakukan sapuan panik untuk mengamankan gawang yang dikawal kiper debutan Lucas Perri.

Namun, Ignazio Abate menunjukkan fleksibilitas taktis yang sangat matang dengan menginstruksikan para penyerangnya untuk mengeksploitasi ruang kosong di belakang garis pertahanan tinggi tim tamu melalui skema umpan langsung (direct verticality). Giovanni Simeone bergerak dinamis menarik keluar bek tengah Monza dari posisinya, membuka celah bagi Kian Fitz-Jim dan Rafik Belghali untuk menusuk dari lini kedua. Kerugian besar sempat menghampiri Torino ketika Mandragora terpaksa ditarik keluar akibat cedera otot paha di awal babak kedua, namun respons mentalitas bertanding skuad Il Toro justru semakin membara dalam melancarkan gelombang serangan balik kilat.

Puncak kejeniusan individu tersaji di menit ke-61 ketika Rafik Belghali menerima bola di sisi kanan lapangan, meliuk melewati hadangan dua pemain bertahan Monza, lalu melepaskan tembakan melengkung kaki kiri dari luar kotak penalti yang menghujam telak ke sudut bawah gawang tanpa mampu dijangkau Tornqvist. Gol berkelas dunia ini meruntuhkan ketenangan formasi Monza dan memaksa Juric bermain lebih terbuka, yang pada akhirnya memberikan ruang lebih lapang bagi Torino untuk mendikte ritme transisi permainan di sepertiga akhir pertahanan tim tamu.

Performa Gemilang Kuartet Lini Serang Granata dan Soliditas Perebutan Zona Eropa

Keunggulan Torino semakin terkunci pada menit ke-72 melalui gol berkelas yang dilesakkan gelandang serang internasional Kroasia Nikola Vlasic. Berawal dari bola muntah hasil kemelut perebutan bola udara di batas kotak penalti Monza, Vlasic menyambar bola liar dengan tembakan voli keras mendatar yang bersarang telak di pojok atas jaring gawang. Gol tersebut merupakan gol ketiga Vlasic di kancah Serie A musim ini, membuktikan peran vitalnya sebagai motor penggerak kreativitas sekaligus penyelesai akhir yang sangat disegani di bawah skema taktis Abate.

Monza yang menolak menyerah sempat menebar ancaman berbahaya di menit-menit akhir pertandingan melalui sundulan Ricardo Mangas dan sepakan keras pemain pengganti Jay Robinson, namun ketangguhan kiper Lucas Perri di bawah mistar gawang sukses menggagalkan sejumlah peluang emas tim tamu. Meski bek kanan Nathan Patterson secara tidak sengaja membelokkan bola ke gawang sendiri pada masa tambahan waktu (90+4) yang mengubah skor menjadi 3-2, wasit meniup peluit panjang beberapa saat kemudian untuk mengesahkan raihan tiga poin krusial bagi publik tuan rumah.

Kemenangan heroik di kandang sendiri ini melambungkan posisi Torino FC ke peringkat keenam klasemen sementara Serie A dengan koleksi 13 poin dari delapan pertandingan, menjaga asa klub asal kota Turin ini untuk terus bersaing memperebutkan tiket kualifikasi kompetisi antarklub Eropa musim depan. Sebaliknya bagi Ivan Juric dan AC Monza, kekalahan ini menahan perolehan poin mereka di angka 7 poin dan menjadi alarm evaluasi serius bagi lini pertahanan tim tamu yang dinilai terlalu rapuh dalam mengantisipasi transisi balik lawan ketika menerapkan garis pertahanan tinggi yang agresif.

Pertanyaan yang Kerap Diajukan (FAQ) Terkait Laga Serie A Torino vs Monza

Siapa saja pencetak gol dalam duel sengit Torino kontra Monza di Stadio Olimpico Grande?
Lima gol yang tercipta dalam laga ini dilesakkan oleh Kian Fitz-Jim pada menit ke-39, Rafik Belghali pada menit ke-61, dan Nikola Vlasic pada menit ke-72 untuk kubu Torino FC. Sementara dua gol balasan AC Monza dicetak melalui penyelesaian Gustavo Varela pada menit ke-47 serta gol bunuh diri bek Torino Nathan Patterson di masa perpanjangan waktu menit 90+4.

Bagaimana dampak kemenangan ini terhadap posisi Torino dan Monza di klasemen Serie A?
Kemenangan 3-2 ini mengukuhkan raihan dua kemenangan beruntun bagi Torino FC di bawah arahan Ignazio Abate, mendongkrak perolehan poin Granata menjadi 13 poin dan menempatkan mereka di posisi keenam zona kompetisi Eropa. Bagi AC Monza asuhan Ivan Juric, kekalahan tandang ini membendung momentum positif mereka pasca-kemenangan atas Cagliari, menahan posisi klub di papan tengah dengan koleksi 7 poin.

Mengapa laga ini memiliki nilai emosional yang tinggi bagi pelatih Monza Ivan Juric?
Pertandingan ini merupakan momen reuni emosional perdana bagi Ivan Juric di Stadio Olimpico Grande Torino sejak meninggalkan jabatannya sebagai pelatih kepala Torino FC. Juric sebelumnya melatih Granata selama tiga musim penuh dan meletakkan fondasi skema pengawalan fisik man-to-man yang disiplin, sebelum akhirnya kembali ke stadion tersebut sebagai lawan dengan menukangi AC Monza pada musim kompetisi 2026/2027.

Share Article

Follow Me Written By

Rendy Saputra

Reporter spesialis kompetisi sepak bola internasional, turnamen akbar antarnegara (Piala Dunia & kejuaraan kontinental), serta statistik performa pertandingan liga utama dunia berbasis data metrik terbuka.

Other Articles

Pena digital Apple Pencil diletakkan di atas layar gawai beresolusi tinggi
Previous

Uji Kompatibilitas Apple Pencil pada iPhone Duo: Terobosan Stylus Layar Lipat Ganda dengan Tantangan Durabilitas Lapisan Polimer

Deretan rak server komputasi awan data center modern berskala enterprise pendukung kecerdasan buatan
Next

Google Kembangkan Agent Compute Engine, Solusi MicroVM Tekan Biaya Server Saat AI Masuk Fase Idle

Next
Deretan rak server komputasi awan data center modern berskala enterprise pendukung kecerdasan buatan
24 October 2026

Google Kembangkan Agent Compute Engine, Solusi MicroVM Tekan Biaya Server Saat AI Masuk Fase Idle

Previous
24 October 2026

Uji Kompatibilitas Apple Pencil pada iPhone Duo: Terobosan Stylus Layar Lipat Ganda dengan Tantangan Durabilitas Lapisan Polimer

Pena digital Apple Pencil diletakkan di atas layar gawai beresolusi tinggi

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bacotan Online

Bacotan Online adalah portal media informasi dan riset independen yang menyajikan jurnalisme berbasis fakta lapangan, transparansi peliputan, dan analisis kritis mendalam pada sektor Bisnis & Finansial, Teknologi & AI, Gadget & Sains Terapan, serta Sport.

Surel Redaksi: [email protected]

Kategori Berita

  • Bisnis & Finansial
  • Teknologi & AI
  • Gadget & Sains Terapan
  • Sport

Informasi & Legalitas

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan

© 2026 Bacotan Online. All Rights Reserved.

  • Home
  • Bisnis & Finansial
  • Teknologi & AI
  • Gadget & Sains Terapan
  • Sport