Bacotan Online – Chief Executive Officer Volkswagen Group Oliver Blume mendesak Uni Eropa mempercepat pemberlakuan regulasi Industrial Accelerator Act guna memprioritaskan rantai pasok manufaktur lokal, dalam keterangannya menjelang pembukaan Paris Motor Show. Blume menyatakan bahwa produsen otomotif kawasan Eropa membutuhkan kesetaraan iklim persaingan terhadap masuknya kendaraan impor dari pabrikan China yang terus memperbesar pangsa pasarnya di benua tersebut.
Dalam forum For Europe di Palais de Tokyo, Paris, Blume menyampaikan bahwa pelaku industri yang menanamkan investasi serta mengembangkan fasilitas produksi di Eropa perlu memperoleh kepastian kebijakan yang jelas. Manajemen menyoroti tekanan operasional yang kini dihadapi industri manufaktur Eropa, mulai dari kenaikan biaya energi, pelemahan daya beli akibat inflasi, hingga tuntutan siklus riset dan pengembangan produk baru yang semakin cepat.
Dinamika Perdagangan Mobil Hibrida dan Regulasi Manufaktur
Dorongan tersebut mengemuka setelah Komisioner Perdagangan Uni Eropa Maroš Šefčovič menyepakati kerangka kerja sama pembatasan ekspor kendaraan hybrid serta plug-in hybrid asal China ke pasar Eropa hingga separuh volume dalam empat tahun mendatang. Langkah penyesuaian ini diambil menyusul peningkatan volume impor kendaraan hibrida China yang naik signifikan dari kisaran 3.800 unit pada Oktober 2024 menjadi sekitar 50.000 unit per Juli 2026, memanfaatkan celah tarif bea masuk reguler sebesar 10 persen.
Rancangan Industrial Accelerator Act yang diajukan Komisi Eropa menargetkan kontribusi sektor industri manufaktur mencapai 20 persen terhadap produk domestik bruto kawasan pada 2035. Kebijakan ini mensyaratkan porsi komponen serta proses perakitan berbasis dalam negeri bagi produk yang memanfaatkan fasilitas subsidi publik dan skema pengadaan pemerintah, mencakup industri otomotif, baja, semen, serta teknologi energi bersih.
Langkah Efisiensi dan Penyesuaian Kapasitas Pabrik
Di tengah dorongan kebijakan pasar, Volkswagen turut memperkenalkan lini kendaraan listrik ID. Tiguan berbasis platform MEB+ dengan jarak tempuh mencapai 600 kilometer yang disiapkan untuk fasilitas produksi di Emden, Jerman. Model kendaraan utilitas sport ini diposisikan sebagai portofolio kunci perseroan untuk mempertahankan daya saing segmen elektrifikasi menghadapi penetrasi produk luar.
Secara internal, perseroan kini menjalankan agenda restrukturisasi operasional jangka panjang yang mencakup rasionalisasi struktur tenaga kerja serta peninjauan efisiensi fasilitas pabrik di Jerman hingga beberapa tahun ke depan. Pembahasan implementasi aturan Industrial Accelerator Act dijadwalkan masuk dalam agenda evaluasi Komisi Eropa bersama para menteri perindustrian negara anggota guna merumuskan ambang batas komponen lokal serta skema insentif industri yang berimbang.

