Bisnis & Finansial

Rugi Manchester United Naik 30% meski Revenue Rekor, Kok Bisa?

Manchester United membukukan rugi bersih £43,0 juta, atau sekitar US$57 juta menurut konversi media saat laporan dirilis, untuk tahun buku yang berakhir pada 30 Juni 2026. Kerugian itu naik 30,1% dari £33,0 juta setahun sebelumnya. Pada saat yang sama, revenue justru mencetak rekor £677,6 juta, naik 1,7% dari £666,5 juta.

Kontradiksi tersebut sebenarnya hilang jika setiap angka ditempatkan pada baris laporan keuangan yang tepat. Revenue bukan laba, laba operasi bukan kas, dan “utang” bisa menghasilkan angka berbeda tergantung komponen yang dimasukkan. Prinsip membaca angka sesuai definisinya juga penting dalam analisis reinvestasi SR025. Filing Manchester United ke SEC juga menegaskan bahwa hasil FY2026 ini masih berupa informasi awal yang belum diaudit; audit untuk laporan tahunan Form 20-F belum selesai ketika rilis diterbitkan pada 23 September 2026.

Angka resminya memakai pound, bukan dolar

Mata uang pelaporan utama dalam rilis resmi adalah pound sterling. Karena itu, angka £43,0 juta merupakan acuan yang lebih konsisten daripada padanan dolar. Al Jazeera/AFP menyebut sekitar US$57 juta, sementara nilai dolar untuk revenue dapat berbeda antar-media sesuai kurs yang digunakan. Angka pembanding dalam artikel ini tetap memakai pound dan periode 12 bulan yang sama, yakni 1 Juli 2025 sampai 30 Juni 2026.

Hitungan “melonjak hampir sepertiga” berasal dari perubahan £33,023 juta menjadi £42,954 juta: selisih £9,931 juta dibagi angka tahun sebelumnya menghasilkan 30,1%. Jadi, ini bukan rugi kuartal dan bukan pula performa musim 2026/27 yang sedang berjalan.

Revenue rekor ditopang hak siar

Pertumbuhan revenue tidak merata. Broadcasting revenue naik £33,9 juta atau 19,6% menjadi £206,8 juta, terutama karena tim putra finis ketiga di Premier League, dibanding posisi ke-15 pada musim sebelumnya. Kenaikan itu lebih dari cukup untuk menutup penurunan commercial revenue sebesar £16,0 juta menjadi £317,3 juta dan matchday revenue sebesar £6,8 juta menjadi £153,5 juta.

Matchday melemah karena United memainkan 10 laga kandang lebih sedikit dan tidak berlaga di kompetisi UEFA. Commercial revenue juga tertekan oleh berakhirnya sponsor training kit Tezos sebelum musim 2025/26. Artinya, rekor revenue £677,6 juta bukan tanda bahwa semua mesin pendapatan tumbuh; satu lonjakan besar pada hak siar menutupi dua penurunan.

Dari laba operasi ke rugi bersih

Di level operasi, hasilnya justru membaik. Total operating expenses turun 4,3% menjadi £701,9 juta. Beban karyawan turun 3,6% menjadi £302,0 juta, sedangkan exceptional items turun dari £36,6 juta menjadi £8,2 juta. Klub akhirnya mencatat laba operasi £22,6 juta, berbalik dari rugi operasi £18,4 juta pada FY2025.

Namun, setelah baris operasi muncul net finance costs £69,6 juta, naik 227,9% dari £21,2 juta. Nilainya lebih dari tiga kali laba operasi. Secara sederhana, laba operasi £22,6 juta dikurangi biaya finansial bersih £69,6 juta menghasilkan rugi sebelum pajak sekitar £47,0 juta. Kredit pajak £4,0 juta kemudian membawa rugi bersih menjadi £43,0 juta.

Perusahaan menjelaskan kenaikan biaya finansial terutama dipengaruhi perubahan kurs atas pinjaman dolar yang tidak dilindungi: FY2026 mencatat unrealized foreign-exchange loss £10,0 juta, sedangkan FY2025 menikmati gain £22,9 juta. Ini menunjukkan mengapa membandingkan revenue dengan rugi bersih saja belum cukup. Jembatan utamanya berada pada biaya finansial, bukan keruntuhan kegiatan operasi.

Adjusted EBITDA juga bukan uang di bank

Manchester United menonjolkan adjusted EBITDA rekor £216,4 juta, naik 18,4%. Seperti saat menilai tokenisasi aset dan struktur pasar, label metrik harus dibaca sebelum kesimpulan. Ukuran non-IFRS ini mengeluarkan depresiasi dan impairment, amortisasi, keuntungan penjualan aset takberwujud, biaya finansial, exceptional items, serta pajak. Metrik itu berguna untuk membaca kinerja operasi, tetapi tidak menggantikan rugi bersih maupun arus kas.

Arus kas operasi bersih memang positif £178,7 juta. Namun, arus investasi bersih keluar £229,6 juta, termasuk £85,9 juta belanja property, plant and equipment. Dari jumlah tersebut, £63,5 juta dipakai membeli lahan terkait rencana stadion berkapasitas 100.000 kursi. Setelah arus pendanaan masuk £35,3 juta dan dampak kurs, saldo kas turun £18,9 juta menjadi £67,2 juta. Jadi perusahaan dapat menghasilkan kas dari operasi sekaligus menutup tahun dengan kas lebih rendah karena investasi dan arus lainnya.

Benarkah utang Manchester United di atas £1 miliar?

Jawabannya bergantung pada definisi. Neraca mencatat non-current borrowings £577,6 juta dan current borrowings £111,4 juta, sehingga gross borrowings sekitar £689,0 juta. Dikurangi kas £67,2 juta, borrowings net of cash sekitar £621,7 juta. Angka ini berbeda dari klaim “debt di atas £1 miliar”. Cara serupa—memisahkan nilai utama dari komponen pembentuknya—juga dipakai dalam bedah belanja perpajakan 2026.

Ambang £1 miliar baru terlampaui jika definisinya diperluas dengan memasukkan trade and other payables. Pos tersebut berjumlah £474,0 juta, terdiri dari £156,7 juta non-current dan £317,3 juta current. Jika seluruh payables dijumlahkan dengan borrowings, totalnya sekitar £1,163 miliar. Akan tetapi, payables bukan sinonim sempurna untuk pinjaman berbunga; pos itu dapat mencakup kewajiban transfer pemain dan kewajiban dagang lain. Karena itu, angka utang harus selalu disertai definisi, bukan diperlakukan seolah hanya ada satu total resmi.

Laporan independen juga mengonfirmasi arah besarnya: Reuters melaporkan rugi tahunan £43 juta dan revenue £677,6 juta, sementara ESPN mencatat kenaikan borrowing serta biaya terkait pergantian pelatih. Yang paling penting dari FY2026 bukan sekadar “rekor tetapi rugi”, melainkan jarak antara pemulihan operasi dan tekanan di bawahnya. Revenue dan laba operasi membaik, tetapi biaya finansial membesar, kas menyusut, dan kewajiban tetap berat. Itu adalah pembacaan kesehatan bisnis, bukan saran membeli atau menjual saham.

Kang Bakso

About Author

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

British Columbia gugat OpenAI terkait penembakan sekolah Tumbler Ridge
Bisnis & Finansial

British Columbia Gugat OpenAI atas Penembakan Sekolah

British Columbia menggugat OpenAI terkait penembakan sekolah Tumbler Ridge, menyoroti kewajiban platform AI saat mendeteksi ancaman kekerasan.
IHSG turun 1,69 persen ke level 6.277
Bisnis & Finansial

IHSG Turun 1,69 Persen, Ditutup di Level 6.277

IHSG turun 1,69 persen dan ditutup di level 6.277. Tekanan meluas sejak pagi, dengan sektor energi serta saham bank besar