Bacotanonline

Type and hit Enter to search

  • Home
  • Bisnis & Finansial
  • Teknologi & AI
  • Gadget & Sains Terapan
  • Sport
Panel surya sayap pembangkit listrik fotovoltaik di Stasiun Luar Angkasa Internasional
Gadget & Sains Terapan

Astronaut NASA Tuntaskan Spacewalk ke-100 di Stasiun Luar Angkasa: Pemasangan Solar Array iROSA Dongkrak Daya Listrik 30 Persen Menuju Deorbit

Aditya Putra
01 November 2026 4 Mins Read
12 Views
0 Comments

Bacotan Online – Dua astronaut internasional di Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS), Anil Menon dari Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) bersama Joshua Kutryk dari Badan Antariksa Kanada (Canadian Space Agency/CSA), berhasil menuntaskan misi berjalan di luar angkasa (spacewalk) bersejarah berkode U.S. EVA-100 dengan durasi kerja 7 jam 11 menit di ruang hampa udara pada Jumat petang, 30 Oktober 2026, guna merakit dan membentangkan panel surya gulung generasi mutakhir iROSA (ISS Roll-Out Solar Array) ketujuh pada kanal daya listrik 2A struktur rangka utama stasiun. Misi extravehicular activity (EVA) ke-285 dalam sejarah perakitan dan pemeliharaan laboratorium orbit bumi rendah tersebut menandai pencapaian tonggak 100 kali spacewalk berbendera Amerika Serikat, sekaligus mengamankan cadangan suplai daya listrik krusial sebesar 215 kilowatt yang sangat dibutuhkan untuk menopang kelangsungan fasilitas penelitian sains gravitasi mikro serta persiapan teknis manuver deorbit terkendali stasiun ke atmosfer bumi pada awal dekade mendatang.

Rekayasa Material Fleksibel iROSA dan Arsitektur Konversi Daya Fotovoltaik Orbit Rendah

Pemasangan panel surya iROSA ketujuh ini membuktikan keberhasilan lompatan rekayasa material komposit dan fotovoltaik antariksa mutakhir. Panel surya konvensional stasiun luar angkasa yang dipasang sejak tahun 2000 menggunakan sayap panel silikon kaku berukuran raksasa yang rentan mengalami degradasi sel fotovoltaik akibat paparan radiasi kosmik intens, hantaman mikrometeoroid, serta fluktuasi termal ekstrem antara minus 120 derajat Celsius saat berada di bayangan bumi hingga plus 120 derajat Celsius di bawah sinar matahari langsung. Sebaliknya, modul iROSA dirancang menggunakan arsitektur sel fotovoltaik galium arsenida (GaAs) berselaput tipis efisiensi tinggi yang disematkan pada struktur tiang komposit serat karbon lentur (carbon composite boom) yang mampu menggulung padat saat diluncurkan di dalam kapsul kargo dan membentang mandiri di orbit tanpa motor mekanik yang berat.

Kombinasi ketahanan material antariksa dan efisiensi konversi termal energi surya pada sayap iROSA memperlihatkan betapa pentingnya rancang bangun material pasif dalam menghadapi lingkungan kerja ekstrem. Rekayasa struktur polimer dan pelindung optik yang mampu memantulkan panas berlebih tanpa mengorbankan integritas struktural memiliki kesamaan prinsip aerodinamika termal dengan inovasi cat struktural silikon Universitas Kobe dalam memanipulasi interaksi gelombang cahaya guna mereduksi beban bobot dan meningkatkan efisiensi energi mekanikal secara signifikan.

Selama operasi spacewalk berlangsung, astronaut Anil Menon dan Joshua Kutryk bekerja sama erat dengan pengendali darat di Pusat Antariksa Johnson di Houston dan stasiun lengan robotik Canadarm2. Kutryk yang bertindak sebagai extravehicular crew member 2 (EV 2) menambatkan diri pada ujung lengan robot raksasa untuk memindahkan tabung kontainer iROSA seberat ratusan kilogram dari platform penyimpanan sementara menuju titik pemasangan di kanal daya 2A. Menon yang bertindak sebagai EV 1 bertugas mengunci baut braket struktural khusus (mounting bracket kit) dan menghubungkan kabel transmisi arus searah (DC electrical jumpers) tegangan tinggi ke jaringan distribusi daya stasiun sebelum mekanisme pegas elastis serat karbon membentangkan kanopi surya sepanjang 19 meter secara otomatis.

Ekspansi Kapasitas Dua Ratus Lima Belas Kilowatt dan Persiapan Manuver Deorbit Terkendali

Penambahan modul ketujuh ini akan segera disempurnakan dengan misi spacewalk lanjutan pada Kamis, 5 November 2026, di mana astronaut dijadwalkan memasang panel surya iROSA kedelapan dan terakhir pada kanal listrik 3B. Setelah seluruh delapan unit iROSA beroperasi secara penuh, kapasitas pembangkitan daya listrik Stasiun Luar Angkasa Internasional akan melonjak hingga 30 persen, meningkatkan total pasokan listrik stasiun dari sebelumnya 160 kilowatt menjadi sekitar 215 kilowatt. Tambahan pasokan energi bersih sebesar 55 kilowatt ini setara dengan kebutuhan listrik harian lebih dari 40 rumah tangga modern, yang seluruhnya dialokasikan untuk memberi daya pada puluhan kompartemen laboratorium sains, fasilitas daur ulang oksigen dan air lingkungan tertutup, serta superkomputer eksperimen fisika partikel.

Namun signifikansi terbesar dari peremajaan sistem kelistrikan ini adalah memastikan kesiapan stasiun menjelang akhir masa operasionalnya pada tahun 2030–2031. NASA bersama mitra konsorsium antariksa internasional (ESA, JAXA, CSA) telah mengontrak wahana pendorong khusus United States Deorbit Vehicle (USDV) yang dirancang oleh SpaceX. Pengoperasian wahana penarik deorbit berdaya dorong masif tersebut membutuhkan pasokan energi listrik yang stabil untuk sistem komputer pemandu navigasi, giroskop kontrol momentum (CMG), serta sistem sensor pemosisi telemetri presisi guna memastikan seluruh struktur stasiun seberat 450 ton terbakar habis secara aman di atas atmosfer Samudra Pasifik Selatan (Point Nemo) tanpa membahayakan wilayah berpenduduk bumi.

Keberhasilan misi U.S. Spacewalk 100 ini menjadi bukti ketangguhan operasional para astronaut dan tim pengendali darat internasional dalam menjaga kelangsungan wahana berpenghuni terbesar dalam sejarah peradaban manusia. Melalui integrasi panel surya mutakhir iROSA, laboratorium antariksa internasional tidak hanya mempertahankan kapabilitas riset ilmiahnya hingga dekade mendatang, melainkan juga menetapkan standar rekayasa fotovoltaik mandiri yang akan menjadi tulang punggung bagi pembangunan stasiun luar angkasa komersial masa depan serta misi penjelajahan manusia menuju Bulan dan Mars.

Pertanyaan yang Kerap Diajukan (FAQ) Terkait Misi Spacewalk ke-100 di Stasiun Luar Angkasa

1. Apa tujuan utama dari misi spacewalk U.S. EVA-100 yang dijalankan oleh astronaut NASA dan CSA?
Misi spacewalk ini bertujuan merakit dan membentangkan panel surya gulung iROSA (ISS Roll-Out Solar Array) ketujuh pada kanal daya 2A stasiun, menggantikan degradasi panel surya lama guna menambah keandalan suplai listrik untuk eksperimen ilmiah dan persiapan sistem kelistrikan deorbit terkendali.

2. Berapa peningkatan kapasitas daya listrik yang dihasilkan dari seluruh rangkaian panel surya iROSA?
Setelah modul kedelapan selesai dipasang pada 5 November 2026, total pembangkitan daya listrik ISS meningkat sekitar 30 persen, mendongkrak kapasitas listrik stasiun dari 160 kilowatt menjadi sekitar 215 kilowatt (tambahan pasokan daya bersih sebesar 55 kilowatt).

3. Mengapa peningkatan daya listrik ini sangat krusial menjelang rencana penghentian operasional ISS?
Pasokan daya listrik yang melimpah dan stabil sangat vital untuk mengoperasikan instrumen telemetri presisi, komputer kendali terbang navigasi, dan subsistem docking wahana pendorong United States Deorbit Vehicle (USDV) milik SpaceX, memastikan stasiun luar angkasa seberat 450 ton dapat dijatuhkan secara terarah dan aman ke kawasan tak berpenghuni di Samudra Pasifik Selatan (Point Nemo).

Share Article

Follow Me Written By

Aditya Putra

Redaktur pengujian peranti keras dengan spesialisasi uji stres benchmark prosesor komputasi portabel, disipasi termal sirkuit elektronik, kalibrasi sensor optik, dan efisiensi manajemen daya sel baterai perangkat.

Other Articles

Deretan rak peladen pusat data komputasi awan dan infrastruktur jaringan internet
Previous

Konsensus IETF Adopsi Sinyal Terpadu Robots.txt: OpenAI Sepakati Kendali Otomasi Scraper Korpus Generatif

Stadion Etihad markas kebanggaan klub sepak bola Manchester City di Manchester Inggris
Next

Kejutan Besar Seagulls di Etihad: Sambaran Yasin Ayari dan Aksi Bart Verbruggen Permalukan Manchester City 1-0

Next
Stadion Etihad markas kebanggaan klub sepak bola Manchester City di Manchester Inggris
01 November 2026

Kejutan Besar Seagulls di Etihad: Sambaran Yasin Ayari dan Aksi Bart Verbruggen Permalukan Manchester City 1-0

Previous
01 November 2026

Konsensus IETF Adopsi Sinyal Terpadu Robots.txt: OpenAI Sepakati Kendali Otomasi Scraper Korpus Generatif

Deretan rak peladen pusat data komputasi awan dan infrastruktur jaringan internet

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bacotan Online

Bacotan Online adalah portal media informasi dan riset independen yang menyajikan jurnalisme berbasis fakta lapangan, transparansi peliputan, dan analisis kritis mendalam pada sektor Bisnis & Finansial, Teknologi & AI, Gadget & Sains Terapan, serta Sport.

Surel Redaksi: [email protected]

Kategori Berita

  • Bisnis & Finansial
  • Teknologi & AI
  • Gadget & Sains Terapan
  • Sport

Informasi & Legalitas

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan

© 2026 Bacotan Online. All Rights Reserved.

  • Home
  • Bisnis & Finansial
  • Teknologi & AI
  • Gadget & Sains Terapan
  • Sport