Teknologi & AI

SpaceX Akuisisi Spektrum 800 MHz Perluas Jaringan Seluler Starlink di AS

Bacotan Online – SpaceX resmi menandatangani perjanjian akuisisi portofolio spectrum nasional 800 MHz dari firma investasi Grain Management untuk memperkuat infrastruktur jaringan seluler Starlink Mobile di Amerika Serikat. Kesepakatan lisensi ini mencakup alokasi hingga 14 megahertz spectrum berpasangan pada pita 800 MHz yang memiliki daya tembus fisik optimal menembus dinding bangunan, menjadi elemen teknis penting bagi pengoperasian layanan komunikasi di dalam ruangan.

Konsolidasi Frekuensi Rendah untuk Layanan Ruang Tertutup

Akuisisi low-band spectrum tersebut melengkapi portofolio frekuensi radio yang dihimpun SpaceX dalam beberapa waktu terakhir. Sebelumnya, perusahaan teknologi dirgantara tersebut telah mengamankan 65 MHz mid-band spectrum dari EchoStar senilai 17 miliar dolar AS, serta alokasi tambahan senilai 2,6 miliar dolar AS. Rangkaian frekuensi ini dipersiapkan guna menopang integrasi konektivitas direct-to-cell, memungkinkan gawai seluler standar terhubung secara nirkabel ke armada satelit tanpa memerlukan modifikasi perangkat keras khusus.

Grain Management sebelumnya memperoleh hak lisensi 800 MHz tersebut dari operator telekomunikasi T-Mobile pada Agustus 2026 melalui skema pertukaran aset senilai 2,9 miliar dolar AS dan lisensi pita 600 MHz. Penjualan frekuensi oleh T-Mobile merupakan bagian dari kewajiban restrukturisasi regulasi pasca-merger dengan Sprint pada 2020. Integrasi spektrum ini memberikan fondasi transmisi darat yang stabil bagi rencana komersialisasi jaringan terpadu SpaceX.

Ekspansi Konstelasi Satelit dan Dinamika Industri Telekomunikasi

Pada saat bersamaan, Komisi Komunikasi Federal AS (FCC) memberikan persetujuan operasional bagi SpaceX untuk menerbangkan hingga 15.000 satelit generasi kedua pendukung direct-to-device. Armada V2 dirancang untuk menyediakan kapasitas transmisi data atau bandwidth hingga seratus kali lipat dibandingkan 650 unit satelit generasi awal yang beroperasi saat ini. Penggelaran tahap pertama dijadwalkan mulai melayani konektivitas publik pada akhir 2027, dengan jadwal peluncuran bertahap hingga pengujung 2028.

Perluasan lisensi dan kapasitas satelit baru ini berdampak langsung pada pergerakan bursa, ditandai penyesuaian harga saham sejumlah operator terestrial seperti AT&T, Verizon, dan T-Mobile. Ketua FCC Brendan Carr menyatakan masuknya penyedia layanan satelit memperluas opsi kompetisi pasar telekomunikasi nasional. Regulator memproyeksikan lelang dan perputaran spektrum senilai lebih dari 100 miliar dolar AS akan masuk ke pasar dalam dua tahun mendatang guna menjaga iklim usaha yang seimbang.

Sebelumnya, lonjakan populasi wahana antariksa ini sempat mendorong SpaceX mendesak keterbukaan data koordinasi orbit guna menghindari risiko tabrakan antarsatelit di orbit rendah bumi. Melalui arsitektur hibrida yang memadukan konstelasi orbit rendah dengan menara seluler terestrial dan small cell nodes, Starlink kini memfokuskan persiapan pada uji kepatuhan teknis lintas negara bagian sebelum membuka pendaftaran pelanggan seluler skala penuh.

Dimas Pratama

About Author

Jurnalis teknologi dan pemerhati gadget konsumer. Mengulas perkembangan kecerdasan buatan, sistem operasi, dan dinamika industri peranti keras global.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

data center AI Meta bakteri
Teknologi & AI

Temuan Bakteri di Air Bilasan Data Center Meta Picu Evaluasi Limbah Industri di Wyoming

Data center yang terkait Meta diduga mencemari saluran air Cheyenne dengan bakteri langka. Pemerintah kota memperketat pembuangan limbah fasilitas.
sungai tertua di dunia Finke
Teknologi & AI

Menelusuri Usia Sungai Finke di Australia: Jalur Air Purba yang Bertahan Ratusan Juta Tahun

Finke River di Australia diduga berusia 300–400 juta tahun dan sudah mengalir sebelum Pangaea. Simak bukti geologi dan cara usianya